Pemda Harus Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

PALANGKA RAYA -Anggota DPRD Kalteng, Yetro Midel Yoseph mengatakan bahwa pemerintah daerah penting memfokuskan pada pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Dikatakan, infrastruktur yang memadai adalah kunci memajukan perekonomian daerah.

Menurut anggota Komisi IV ini, aksesibilitas yang memadai melalui jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan nilai daya saing produk daerah dengan produk dari luar daerah.

“Pembangunan infrastruktur, sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang baik, akan tercipta lingkungan yang kondusif, bagi berbagai sektor ekonomi untuk berkembang,” katanya Kalteng24.com, Senin (17/2/2025).

Selain itu, dengan memerhatikan berbagai aspek, diharapkan pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang tepat, dan berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. 

Dengan demikian kata dia, sektor-sektor pembangunan yang mengarah pada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat akan membangkitkan semangat baru dan menciptakan berbagai inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan pendapatan.

“Bisa dibayangkan, jika akses infrastruktur terbuka ke seluruh pelosok, maka semua potensi ekonomi yang ada di perdesaan akan dapat jalur pemasaran yang semakin baik dan memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Karena itu kata politikus PDI Perjuangan Kalteng ini, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus perhatian yang harus terus dilakukan agar kelak tidak ada lagi fasilitas umum, khususnya jalan yang tidak memberikan dampak positif bagi kemajuan akses bagi pertumbuhan erekonomian daerah. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
198

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer