PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini, memerlukan dukungan dan kerja sama yang solid, antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut dia, tanpa sinergi antara pemerintah dan masyarakat, upaya pembangunan bisa terhambat dan tidak optimal. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dan berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
“Pembangunan yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah, tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Kerja sama yang erat antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat tercapainya pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (3/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan di Bumi Tambun Bungai. Lebih-lebih dalam upaya menyiapkan tenaga terampil yang mampu menghadapi tantangan dan persaingan.
Dengan adanya kerja sama yang solid kata anggota Komisi IV ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah akan dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
“SDM yang berkualitas akan menjadi penggerak utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, pendidikan dan pelatihan yang memadai harus terus ditingkatkan,” katanya seraya menambahkan bahwa semua potensi yang berkaitan dengan SDM harus jadi poin perhatian.
Untuk itu, semua sektor yang berhubungan dengan peningkatan kualitas SDM, termasuk sektor swasta dan investasi dapat memberdayakan potensi masing-masing untuk melakukan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja masing-masing. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer