PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Sengkon mengatakan bahwa pembukaan lahan pertanian harus dilakukan dengan memerhatikan berbagai aspek dan pendukung, antara lain; kesiapan petani dan ketersediaan tenaga penyuluh pertanian.
Dikatakan, pembukaan lahan tidak bisa dipandang sebelah mata. Tidak bisa asal buka. Karena itu, pembukaan lahan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembarangan. Menurut dia, kesiapan petani dalam mengelola lahan sangat penting untuk memastikan keberhasilan usaha pertanian.
“Belum siapnya petani dalam mengelola lahan dapat berdampak negatif pada hasil panen dan keberlanjutan usaha pertanian tersebut. Termasuk juga dengan pola pengelolaan lahan pertanian yang ada itu,” katanya kepada Kalteng24.com, Rabu (26/3/2025).
Dia juga mengingatkan bahwa di Kalteng ini kekurangan tenaga penyuluh pertanian. Dalam hal ini, peran tenaga penyuluh pertanian sangat penting untuk mendukung petani dalam mengelola lahan secara efektif.
Dengan adanya dukungan tenaga penyuluh yang mumpuni dan mampu menjadi tempat menggali ilmu bagi petani dan mencari solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi petani, maka diharapkan program-program pemerintah berkaitan dengan ketahanan pangan dapat terlaksana baik.
“Tenaga penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan, pengetahuan, dan keterampilan kepada para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan hasil maksimal,” katanya.
Keberadaan tenaga penyuluh pertanian sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan. Di Kalteng, kekurangan tenaga penyuluh pertanian masih menjadi masalah. Langkah strategis perlu diambil untuk memastikan ketersediaan tenaga penyuluh yang memadai. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer