PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Abdul Hafid mengatakan bahwa menanamkan nilai-nilai toleransi di era digital kepada anak-anak sangat penting dilakukan oleh orang tua. Bahkan peran orang tua tidak dapat dilepaskan dari sikap dan karakter anak dalam hal toleransi.
Menurut dia, tanggung jawab orang tua sangat besar untuk membentuk perilaku anak selaku generasi penerus, dan bersikap kepada sesama serta lingkungan sosialnya. Lebih-lebih di era digital yang semakin pesat.
“Saat ini, dunia digital menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk mengajarkan mereka bagaimana berinteraksi secara santun dan toleran di platform digital,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (11/4/2025).
Politikus PAN Kalteng ini juga mengatakan beberapa tantangan yang dihadapi anak-anak di dunia digital, antara lain; kontrol, menyaring, dan meneruskan hoaks, ujaran kebencian, dan bullying online.
Dia mengingatkan bahaya pelanggaran terhadap Undang Undang ITE, karena kurangnya pengawasan dan pemahaman tentang etika digital dari orang tua dapat membuat anak-anak rentan terhadap pengaruh dan jeratan hukum.
“Kita tidak dapat melarang anak-anak mengakses internet, tetapi yang lebih penting orang tua harus aktif mendampingi dan mengajarkan mereka bagaimana menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab,” katanya.
Karena itu dia menyarankan agar orang tua meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak-anak, memahami aktivitas online mereka, dan mengajarkan mereka untuk berpikir kritis terhadap informasi yang mereka temukan di internet. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer