PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap penambangan ilegal yang semakin marak belakangan ini di Bumi Tambun Bungai.
Anggota Komisi II ini juga mengatakan bahwa pihaknya prihatin dengan kejadian empat penambang yang meninggal dunia tertimbun tanah longsor saat sedang menjalankan aktivitas penambangan.
“Kami turut prihatin dan hendaknya kejadian tersebut menjadi pengingat kita semua soal pentingnya keselamatan dalam aktivitas pertambangan, khususnya penambangan rakyat yang hingga kini masih banyak berlangsung secara ilegal,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (19/6/2025).
Politikus perempuan Partai Golkar dari Dapil V Kalteng ini juga mendesak Pemprov Kalteng untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik penambangan ilegal. Pengawasan yang lemah kata dia, menjadi faktor penyebab tingginya angka kecelakaan kerja di sektor pertambangan rakyat.
Selain pengawasan yang lebih ketat, dia juga meminta pemprov memberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat berkaitan teknik penambangan yang aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Musibah yang terjadi itu harus menjadi momentum bagi kita bersama untuk dapat menata ulang kebijakan pertambangan rakyat agar di kemudian hari, tragedi serupa tidak terulang kembali,” katanya.
Dia sangat berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk melindungi keselamatan para penambang dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman di sektor pertambangan ini. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer