PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo mengatakan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa Indonesia.
Dikatakan bahwa peringatan itu untuk kembali meneguhkan nilai-nilai ideologis yang diwariskan oleh para pendiri negeri. Apalagi Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang dirangkum dari adat-istiadat dan budaya bangsa.
“Sudah jadi kewajiban masyarakat Indonesia, apalagi bagi kami sebagai kader PDI Perjuangan. Pemikiran Bung Karno itu ada dalam AD/ART partai. Jadi harus benar-benar dihayati dan jadi dasar langkah politik kita,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (6/6/2025).
Bagi kader PDI Perjuangan kata dia, ajaran Bung Karno bukan sekadar slogan untuk dikenang, tetapi juga ditanamkan menjadi sikap dan langkah politik dalam mengaplikasi setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan ini, Pancasila merupakan nafas perjuangan yang harus dijaga menjadi semangat. Terutama oleh mereka yang bernaung di bawah panji-panji partai berlambang banteng.
“PDI Perjuangan Palangka Raya masih solid. Insyaallah, kami akan reborn dan kembali menjadi partai pemenang di kota ini,” katanya seraya menambahkan bahwa sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kota Palangka Raya, dia memastikan solidaritas internal partai tetap terjaga.
Sigit yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya menekankan bahwa upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang rutin digelar setiap bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk penghargaan kepada Sang Proklamator sekaligus penguat semangat nasionalisme. (adv/ndy)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer