Pedagang Yos Sudarso Keluhkan Minim Pengunjung

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery mengatakan bahwa tidak sedikit pedagang UMKM di Jalan Yos Sudarso mengeluhkan minimnya pengunjung yang berimbas pada pendapatan dan akhirnya tutup karena tak mampu bayar retribusi.

Menurut dia, minimnya kunjungan itu karena jumlah pengunjung menurun drastis. Hal itu kata dia, akibat hiburan yang Sabtu-Minggu yang difokuskan Pemprov Kalteng di Kawasan Bundaran Besar.

“Pedagang-pedagang di ujung Jalan Yos Sudarso itu mengeluh karena kegiatan difokuskan di bundaran saja. Akhirnya banyak kontainer tutup, dan pedagang tidak mampu bayar retribusi. Pemerintah harus adil. Jangan hanya satu titik saja yang dibesarkan,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (12/6/2025).

Dia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap makanan yang dijual di area CFN. Pemerintah kata dia, harus tegas dalam menjamin keamanan pangan, karena makanan yang tidak sehat berpotensi memicu berbagai penyakit.

Dengan berbagai catatan tersebut, Khemal mendesak Gubernur Agustiar Sabran dan dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, untuk lebih aktif dan bertanggung jawab menyukseskan CFN.

“Makanan yang dijual harus sehat. Jangan ada yang mengandung bahan berbahaya. Jangan sampai orang datang untuk bersenang-senang, pulangnya malah sakit karena membeli makanan yang bermasalah. Pemerintah harus bertindak. Jangan membiarkan makanan tidak layak beredar bebas,” katanya.

Dia juga meminta gubernur memerintahkan dinas-dinas terkait untuk turun tangan, sehingga tidak hanya membuat acara, tetapi infrastruktur pendukungnya tidak disiapkan, baik kebersihan, ketertiban, dan kesehatan masyarakat itu. (adv/dny)

 

editor: pahit s. narottama

Redaksi
133

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer