PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Kota Palangka Raya, Khemal Nasery mengatakan bahwa peran aktif masyarakat diperlukan untuk menjaga lingkungan, khususnya masyarakat kota harus berperan aktif menjaga lingkungan hidup di wilayah kota.
Anggota Komisi II ini juga mengingatkan bahwa drainase atau saluran air yang kurang bersih menjadi pemicu terjadinya luapan air saat hujan. Itu karena sampah yang menumpuk pada saluran air, bisa mengganggu aliran air dan berdampak banjir.
“Kalau warga masih membuang sampah sembarangan, apalagi ke dalam drainase, maka wajar kalau terjadi pendangkalan air dan ketika hujan, air meluap,” katanya kepada Kalteng24.com, Senin (21/7/2025).
Dia juga menilai bahwa langkah sederhana yang dilakukan masyarakat, misalnya dengan kerja bakti Bersama secara rutin di kompleks perumahan masing-masing, dapat menjadi solusi konkret untuk mengatasi masalah luapan air tersebut.
Kegiatan tersebut bisa dilakukan seminggu atau sebulan sekali. Warga bisa sama-sama terlibat dalam membersihkan drainase untuk menjaga agar aliran air tetap optimal dan lancar ketika terjadi peningkatan debit air saat hujan deras.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan bisa benar-benar terasa manfaatnya. Tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi juga berkelanjutan,” tegasnya.
Khemal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kota Palangka Raya untuk turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan sekitar. Palangka Raya kata dia, adalah rumah bersama. Karena itu, menjaganya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas kita semua. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer