Ketua Pokja Bunda PAUD Murung Raya Dukung Program Wajib Belajar Prasekolah

PURUK CAHU - Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengatakan, pihaknya sangat mendukung program pemerintah yang mewajibkan satu tahun pendidikan prasekolah bagi anak usia dini.

Menurutnya, PAUD adalah fondasi penting dalam tumbuh kembang anak. Maka dari itu, kita harus mempersiapkannya dengan baik sebagai modal awal sebelum mereka masuk jenjang pendidikan formal.

“Kolaborasi antara keluarga, tenaga pendidik, dan masyarakat, sangat penting dalam mendukung keberhasilan program PAUD di seluruh wilayah,” katanya kepada Kalteng24.com, Jumat (3/10/2025).

Wakil Ketua TP-PKK sekaligus Wakil Ketua I DPRD Murung Raya ini menambahkan, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat sangat krusial untuk memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama di daerah terpencil dan pedalaman.

Dalam kesempatan itu, Dina juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah menyelenggarakan lomba Apresiasi Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa, serta lomba PAUD Percontohan Holistik Integratif (HI) yang digelar pada 26-28 September 2025.

“Lomba ini diikuti Bunda PAUD dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng, dan menjadi ajang berbagi praktik baik serta memperkuat komitmen bersama terhadap pendidikan anak usia dini,” jelasnya.

Dina menegaskan bahwa program wajib belajar satu tahun pra sekolah merupakan langkah strategis dalam menyiapkan anak-anak menghadapi tantangan pendidikan ke depan. Ia berharap, program ini bisa menjadi standar di seluruh wilayah Murung Raya.

“Ini bukan hanya soal pendidikan formal, tetapi soal membentuk karakter, kebiasaan belajar, dan kesiapan anak memasuki jenjang selanjutnya seperti TK dan SD,” katanya. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

 

Admin
64

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer