PURUK CAHU - Bupati Murung Raya, Heriyus, mengatakan, pihaknya menutup sementara Jembatan Sanggrahan dan Jembatan di Desa Tino Talih. Sebab, kedua jembatan tersebut kondisinya rusak dan berbahaya akibat diterjang banjir.
Menurut Heriyus, penutupan sementara kedua jembatan tersebut dilakukan sampai perbaikan selesai. Saat ini pihaknya masih terus mendata dampak bencana alam tersebut.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melintasi Jembatan Sanggrahan dan Jembatan di Desa Tino Talih. Akses sementara ditutup hingga perbaikan selesai,” katanya kepada Kalteng24.com, Sabtu (4/10/2025).
Menurut Heriyus, pemerintah daerah akan segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas umum yang terdampak bencana agar dapat kembali digunakan masyarakat. Dari hasil tinjauan di lapangan, dilaporkan beberapa titik longsor terjadi di Jalan Pelita Mayong (dua titik), kerusakan pada turap Taman Makam Pahlawan Puruk Cahu, serta genangan air di kawasan simpang Pulou Basan.
Bencana juga menyebabkan gangguan listrik di sejumlah kecamatan akibat pohon tumbang. Heriyus mengapresiasi langkah cepat dari PLN dalam menangani pemadaman listrik di wilayah terdampak.
“Saya juga meminta para camat dan kepala desa di wilayah terdampak untuk turun langsung ke lapangan membantu masyarakat,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer