100 Hari Kerja Shalahuddin - Felix Fokus pada Empat Sektor

MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mengatakan, program 100 hari kerja bersama dengan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, akan fokus pada empat sektor. Program tersebut dirancang secara terukur dan realistis untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Dikatakan, empat sektor yang menjadi fokus mereka berdua adalah percepatan pembangunan sektor infrastruktur, pendidikan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Peluncuran program dilakukan pada Senin (13/10/2025) di Gedung Balai Antang, Muara Teweh.

“100 hari pertama ini menjadi momentum pembuktian bahwa pemerintah hadir dan bekerja nyata. Kami ingin memastikan seluruh jalan dan jembatan berfungsi dengan baik, pendidikan mendapat perhatian serius, serta kesejahteraan sosial meningkat,” ujar Shalahuddin kepada Kalteng24.com, Selasa (14/10/2025).

Shalahuddin menjelaskan, di sektor infrastruktur, pemerintah daerah memprioritaskan percepatan penanganan ruas jalan dan jembatan di seluruh wilayah kabupaten. Selain itu, satu paket alat berat akan diberikan secara bertahap untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa, pertanian, perikanan, dan pembukaan lahan bagi kelompok tani.

Sementara itu, di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan akan membentuk tim teknis guna merumuskan regulasi pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

Di sektor sosial, sambung Shalahuddin, pemkab menyalurkan bantuan permakanan kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, serta gelandangan dan pengemis.

Untuk sektor perikanan dan pangan, program 100 hari mencakup pemberian benih ikan, kolam terpal, pakan, serta restocking ikan di perairan umum. Pemerintah juga akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Di sektor komunikasi, Diskominfosandi ditugaskan untuk mengatasi blank spot sinyal internet yang masih terjadi di sejumlah desa dari total 93 desa di wilayah Barito Utara. Pemerintah juga memastikan harga elpiji 3 kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku dapat diterapkan secara merata di seluruh kecamatan.

Sementara itu, di bidang kesehatan, kata Shalahuddin, pemkab akan menghadirkan rumah singgah keluarga pasien di RSUD Muara Teweh, rumah tunggu kelahiran di setiap kecamatan, penyediaan makanan bagi dua pendamping pasien, serta subsidi biaya ambulans untuk pasien non-BPJS dan pasien umum.

Di sisi lain, Dinas Pertanian diarahkan untuk mengintegrasikan Program Desa Mandiri ke dalam RPJMD guna menciptakan kemandirian dan ketahanan pangan di desa-desa. Program ini merupakan bentuk kerja nyata pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami ingin 100 hari pertama menjadi fondasi yang kuat menuju Barito Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya. (adv)

 

editor: pahit s. narottama

 

Admin
47

Featured News

Official Support

Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah

081349219926

kaltengduaempat@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer