MUARA TEWEH - Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, mengatakan, sosialisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SIINAS merupakan langkah penting pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing IKM.
Ia menjelaskan, IKM adalah tulang punggung ekonomi daerah sehingga membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah. Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku IKM akan berdampak langsung pada kemampuan mereka bersaing di pasar lokal maupun dalam rantai pasok pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Sosialisasi ini sangat penting agar pelaku IKM kita dapat memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas melalui data dan sistem yang terintegrasi,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (27/11/2025).
Melalui SIINAS, pelaku industri didorong untuk memperbarui data secara digital, mulai dari identitas perusahaan, kapasitas produksi, jenis produk, hingga potensi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemerintah daerah menilai langkah tersebut penting untuk membuka akses IKM ke e-katalog pemerintah.
Suhendra juga mendorong agar pemerintah daerah menyediakan pelatihan lanjutan dan pendampingan rutin bagi IKM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk lokal sehingga mampu bersaing dengan produk impor yang terus masuk ke pasar daerah.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati, Bidang Politik dan Hukum, Ardian, menyebutkan bahwa P3DN adalah langkah strategis untuk memperkuat industri nasional. Ia menekankan pentingnya data industri yang akurat untuk menghasilkan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.
“Kemajuan industri daerah bergantung pada kedisiplinan pelaku usaha dalam memperbarui data mereka di SIINAS,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer